Bahagia itu Sederhana

Biasa banget ya judulnya. Hehe πŸ™‚ Ya, beneran, bahagia itu sederhana. Tidak perlu jauh-jauh liburan ke mana gitu, naik gunung, ke pantai, wisata alam atau yang bagaimana-bagaimana. Walau, yang demikian juga perlu sekali waktu. Sekedar melepaskan diri dari rutinitas yang biasa, menghirup udara yang lebih segar atau juga memanjakan mata dengan keindahan alam.

Namun, kalau ‘hanya’ untuk bahagia, agaknya kita tidak perlu alasan yang macam-macam. Bahagia itu pilihan. Diam, menarik nafas dalam, menghembuskannya dengan senyuman pun bisa membuat kita bahagia. Atau yang lebih dari itu, yang lebih istimewa.

Bahagia itu,.
Ketika bisa bangun pagi untuk sholat shubuh. Kemudian membuka jendela lebar-lebar dan merasakan hawa dingin yang menyegarkan.

Bahagia itu,.
Ketika lelah setelah seharian bekerja. Kemudian pulang dan merasakan guyuran air yang menyegarkan, lalu bisa sebentar meluruskan kaki sambil baca buku sembari menunggu adzan berkumandang.

Bahagia itu,.
Ketika sedang lama mengantri untuk suatu urusan. Tiba-tiba terlihat di antara antrian, seorang anak yang ada di gendongan ibunya. Sedetik kemudian, ia tersenyum pada kita yang bahkan tidak pernah bertemu sebelumnya.

Bahagia itu,.
Ketika sedang berada di jalanan yang macet, padat dan penuh asap kendaraan. Kemudian selintas terlihat, perempuan berjilbab yang sedang duduk menunggu angkutan di pinggir jalan, bergumam lirih memuroja’ah hafalan alquran. πŸ™‚
Bukan apa-apa sih. Bahagia saja rasanya bila semakin banyak generasi muda yang seperti itu. Berharap adik-adik saya nantinya juga bisa demikian. πŸ™‚

Bahagia,. yang sederhana namun istimewa.

Iklan

4 thoughts on “Bahagia itu Sederhana

  1. fasyaulia Mei 19, 2015 / 11:52 pm

    Kalau bicara bahagia, apapun bisa dijadikan bahan untuk bahagia. Mau hal-hal sederhana, mau hal-hal gak penting, mau tentang apapun ya ujung2nya tergantung kita aja persepsi nya gimana. Dan, gak semua orang punya pemikiran yang sama tentang bahagia. Hehehe.

  2. qolbun hadi Mei 21, 2015 / 5:50 pm

    bicara tentang bahagia.. bahagia itu tanpa syarat.. detik ini juga bisa memutuskan untuk bahagia πŸ™‚ riight? πŸ˜€

    • Ismail Hasan Mei 22, 2015 / 9:23 am

      yup,. setuju sekali..
      bahagia itu pilihan.

  3. Sandi Iswahyudi Juni 12, 2015 / 1:43 am

    Bahagia itu sederhana. Tulisan yang keren mas. Saya jadi introspeksi diri, untuk lebih bersyukur dalam segala hal. Ya sebab masih banyak hal-hal yang kecil, yang kadang kita lupa untuk bersyukur. Bahagia itu sederhana πŸ™‚
    Salam kenal mas, dari Blogger Malang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s