Menjadi Seorang Kakak

Kakak. Menjadi seorang kakak. Seseorang yang ditakdirkan terlahir lebih dulu dibanding dengan saudaranya, atau beberapa saudaranya. Terlahir lebih dulu, mengalami warna-warni kehidupan lebih dulu.

Tahukah kalian bahwa ada sebuah tanggungjawab di pundak mereka-mereka yang berpredikat kakak ini. Salah satu tanggungjawab penting bagi mereka dan mungkin ini salah satu yang terberat, yaitu tanggungjawab untuk terlihat baik di mata adik-adiknya. Apalagi bila adiknya masih kecil, masih dalam masa-masa emas untuk merekam segala yang mereka lihat, dengar dan rasakan.

Sederhana saja misalnya. Ketika di hari biasa, saat-saat biasa. Mungkin biasa bagi mereka menonton film. Film apalah, entah barat, korea atau juga india, hehe :mrgreen: yang kemudian ada adegan seperti pegangan tangan (yang bukan muhrim tentunya), pelukan ataupun yang lebih dari itu. Ketika menonton sendiri, atau dengan teman sebaya, bisa jadi tidak ada masalah (setidaknya menurut mereka). Namun, ketika ada adik di sisi mereka, apalagi adik perempuan, bisa dipastikan mereka akan berpikir ulang. Mending ikutan nonton marsha and the bear atau upin ipin. Hehe 🙂

Pun mereka yang suka sekali dengan badminton, atau volley. Ketika yang bertanding itu perempuan, dengan rambut yang tergerai dan celana yang ya begitulah. Mereka akan risih. Meski itu pertandingan final, lebih baik pindah channel saja. Pindah ke film dokumenter tentang binatang atau yang lainnya.

Mengapa mereka melakukan itu? apa agar mereka dicontoh oleh adik-adiknya? Mungkin sebagian kecil iya. Mereka ingin agar ‘kebaikan’ yang mereka lakukan, yang sedikit itu terekam dalam memori adik-adiknya. Setidaknya menjadi contoh baik. Sebagian besarnya? Ternyata tidak, mereka tidak ingin adik mereka menjadi seperti mereka. Mereka ingin adik mereka jauh lebih baik dari mereka. Melalui hidup ini dengan lebih baik, mengisinya dengan hal-hal yang lebih berharga. Tidak membuat kesalahan seperti yang diperbuat kakaknya. Mereka ingin yang terbaik untuk adik-adik mereka. 🙂

Aku pikir itulah cinta. Tidak ada yang diharapkan kecuali kebaikan. Semoga mereka dicintai oleh penduduk langit sebab cinta mereka pada penduduk bumi. 🙂

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s