Sederhanakan

Sederhanakan, kata yang sederhana ya,. mungkin kata sederhanakan paling banyak dipakai dalam pelajaran matematika, seingat saya sih. Tulis bentuk sederhana, atau kadang sederhanakan persamaan berikut ini, ya seperti itu. Barangkali mungkin benar bahwa matematika mengajarkan kepada kita untuk memandang masalah secara sederhana. Serumit apapun persamaannya, ada pecahan, akar kuadrat, bahkan pangkat tiga atau empat, eksponen, logaritma dan lain2nya,. rumitlah pokoknya, asal ada kata sederhanakan, berarti memang bisa disederhanakan. Dan seorang siswa yang baik selalu memiliki prasangka yang positif bahwa bagaimanapun rumitnya, pada akhirnya bisa menjadi sederhana.

Menyederhanakan. Sebuah kata kerja aktif, artinya butuh upaya. kalau tetap dibiarkan, ya akan tetap rumit. Kita tentu ingat, untuk mencapai bentuk yang paling sederhana, tidak bisa langsung jadi, harus ada step-step yang dilalui. Mengurai satu persatu, ketika ada yang bisa dibagi, dibagi dan seterusnya. Bahkan dalam perjalanan mengurai persamaan ini, seringkali muncul bentuk-bentuk yang bahkan tidak pernah terduga sebelumnya. Biasanya cuma bisa berujar dalam hati,
“Oo,. ternyata jadi begini. berarti habis ini terus ini. akhirnya nanti jadi ini.Ya ya,.” (sambil membayangkan step-step selanjutnya) hehe πŸ™‚

Persamaan yang rumit,. mungkin sama halnya dengan permasalahan sulit,.
(Oo,. kesitu arahnya tho,. hihi)
hehe,. ya maksudnya ada kaitannya antara menyederhanakan persamaan yang rumit tadi dengan menyikapi permasalahan kita, (kita?, kita masing2 maksudnya). Ya, ada kaitan yang erat sekali. Satu hal yang utama menurut saya, hal paling penting ketika menghadapi persamaan rumit (baca: permasalahan) yaitu memiliki prasangka positif bahwa bagaimanapun bentuk persamaaannya, pada akhirnya bisa menjadi sederhana. Yang diperlukan hanya memulai langkah, mulai mengurai sedikit demi sedikit.

Walaupun idealnya, ketika menghadapi soal matematika, kita harusnya sudah punya gambaran step-step yang akan kita lewati hingga didapat hasil akhir sesuai permintaan soal. Namun tentu saja, beberapa soal yang istimewa, kita tidak bisa prediksikan secara pasti alur penyelesaiannya. Yang terpenting, ada bekal positif thinking dan memulai langkah pertama. Setelah itu baru dipikir langkah selanjutnya. Jujur, justru soal yang istimewa seperti ini ketika satu persatu kita menyusun langkah, sedikit demi sedikit, hingga kemudian muncul titik terang, sinar harapan, pantai bahagia, atau apapun lah namanya. Haha :mrgreen: ketika soal terpecahkan, bahagianya itu luar biasa. πŸ˜€

So,. teman-teman, tetap ingat hal penting itu, positif thinking dan mengawali langkah pertama. Yakinlah bahwa pembuat soal tahu, kadar kesulitan soal serta kadar kemampuan kita. Bisa jadi memang di tengah jalan ada kejutan, yang terjadi tidak selalu seperti yang direncanakan, yang diharapkan. Namun ingat prinsip sederhana dalam Islam, ‘Yang terbaik, adalah pilihan Allah’ karena kita tahu, ilmu kita sedikit, pun pengetahuan kita sempit. So, keep spirit πŸ˜€

Iklan

One thought on “Sederhanakan

  1. giyan Januari 4, 2015 / 8:02 am

    all izz well all izz well, inshaallah…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s