Ramadhan Tahun Ini

Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh,..

Untuk ayah, ibu, juga adik-adik yang jauh di sana. Bermil-mil jarak membentang memisahkan kita, di seberang lautan sana kalian berada. Bagaimana kabarnya? Alhamdulillah baik, kan kemarin sudah telfon 🙂 . Alhamdulillah, semuanya baik, di sini pun, saya dalam kondisi baik, insyaAllah.

Mungkin kalian bertanya, di sini bagaimana? di Makassar bagaimana? bagaimana sahurnya? buka puasanya?

Masih ingat sih, tahun lalu, dimana kita bisa bersama-sama saat Ramadhan. Bersama-sama saat sahur, menggelar tikar di lantai dapur. Apalagi melihat kalian si kecil-kecil yang kadang masih malas, ngantuk, bahkan sudah menghadap piring pun mata masih terpejam. Hehe. 😀
tapi ayah bilang kita tetap harus makan, kalau malas, itu namanya godaan. Beberapa kali, karena memang parah ngantuknya, mungkin karena waktu setelah tarawih main  terus di luar, jadi tidurnya agak telat, ya cuma minum susu aja. Itu pun ogah-ogahan. Tapi mas salut deh, walau masih 8 tahun, tapi tekad kalian buat puasa ngga’ main-main. Mas kasih dua jempol. :mrgreen:

Lain lagi cerita kalau sore hari, kita (sesama anak ibu) paling suka nungguin ibu di dapur. Kadang bantuin, tapi yang sering malah gangguin, hehe. Ya, karena kalian terlalu semangat,. atau juga gara-gara jumlah kita yang (terlalu) banyak, jadi pas ngumpul di dapur, rasanya persediaan oksigen kian menipis. Belum lagi wira-wiri  kesana-kemari. Dapur yang emang dari sononya udah sempit, jadi makin sumpek. Wajar kalau tiba-tiba kita diusir.

Waktu habis maghrib pun begitu, sudah bersiap semua membentuk lingkaran manusia, Haha. Jumlah kita ngga’ banyak-banyak amat kaliik. Ya, dengan sajian yang berada di tengah-tengah kita. Rame itu pasti, ricuh aja sering. Tapi biasanya saya kan yang selalu mengingatkan, kalau buka puasa itu bukan balas dendam. Mentang-mentang, semua dihajar. Ya, kita tau lah, makan itu kan buat jaga kesehatan, masa’ berlebihan.

Begitulah, sekarang saya yang kembali berada di perantauan. Menjalani Ramadhan seperti dua tahun lalu. Seru kok, serius. Menjadi seseorang yang tidak dikenal. Mau buka puasa di masjid mana pun, bisa. Mau tarawih di mana aja, bisa juga. Bertemu dengan orang-orang baru, yang mungkin tidak perlu tahu namanya, kan banyak sekali. Ya mungkin cuma bisa senyum pada mereka.

Untuk adik-adik saya, tetap semangat,.. 🙂 Kalian liburan terus nih,. enak banget.. Main terus pasti, hehe
ya, insyaAllah kita akan bertemu,. I miss you,..

Wassalamualaikum warahmatullah wabarakatuh.

 

Iklan

One thought on “Ramadhan Tahun Ini

  1. Anonim Juli 12, 2014 / 7:04 am

    Memang kalau di perantauan, apalagi pas bulan Ramadhan,..
    kangen banget sama keluarga,.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s