Ketika Anak Melihat Situs Po**o

Kadang juga miris, melihat begitu bebasnya orang tua memperlakukan anak. Tidak ada orang tua yang tidak sayang anak, namun sayang yang bagaimana. Perkembangan anak itu bertahap, ada waktunya memberikan fasilitas ini, itu. Semua ada saatnya.

Catatanku

Mendidik anak zaman sekarang sangat berat. Setiap hari di sekelilingnya bertebaran perangkap yang dapat menghancurkan masa depannya. Anak kita kan tidak 24 jam bersama kita, ada masa dia bersama teman-temannya. Nah, pergaulan dari teman itulah yang dapat menimbulkan salah satu dari dua kemungkinan: pengaruh baik dan pengaruh buruk.

Suatu kali anak saya yang memakai gadget ibunya dikirimi pranala (link ) di Internet dari temannya yang sedang chatting melalui WhatsApp. Temannya menyuruh buka, dan dibukalah. Ternyata isinya gambar anime Jepang yang sangat menjijikkan. Meskipun cuma gambar kartun, tetapi gambar-gambarnya memperlihatkan (maaf) hubungan suami-istri yang tidak pantas dilihat. Kami mengetahui pranala tersebut karena browser Internet menyimpan pranala yang pernah kita buka (cookies). Dari pengakuannya, dia hanya melihat sekilas saja, setelah itu langsung menutupnya. Saya percaya pengakuannya karena sejak awal kami selalu mengajarkan apa yang pantas dan tidak pantas dilihat. Ada perasaan bersalah pada dirinya setelah melihat gambar-gambar tersebut.

Lihat pos aslinya 303 kata lagi

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s