‘Merindukan’ Cinta Sejati

Semua orang pasti menginginkan cinta yang tulus,.. entah itu cinta dari Orang tua dalam membimbing hari-harinya,.. atau juga cinta dari seorang pendidik dalam menyampaikan ilmunya,.. juga cinta dari sahabat sejati yang berhiaskan budi,.. dan termasuk cinta yang dirindukan adalah cinta untuk membentuk sebuah rumah tangga,.. 🙂  Ciee…. Haha,.. Serius,.. karena ini adalah fitrah kita sebagai manusia,. Semua manusia (yang normal) pasti ingin membentuk sebuah keluarga (baca: menikah),.. Kenapa saya katakan manusia yang normal?,.. karena banyak di luar sana manusia-manusia yang justru tidak ingin menikah dan memilih menghabiskan umur mereka hanya untuk bersenang-senang,.. Na’udzubillah…

Saya ingat salah satu episode dalam hidup saya,.. (halah, bahasanya..), ya,.. dulu waktu masih kuliah di Manado,.. Suatu ketika,.. waktu itu dalam sebuah kajian yang diisi oleh Ustadz Agus wiyono,.. beliau adalah dosen mata kuliah Agama Islam kami di kampus,.. Nah, ketika sesi pertanyaan,. ada salah satu teman dari Sulawesi Selatan yang tanya begini,
“Ustadz,. apa sih,.. ini tips-tips untuk mencari istri yang shalihah, apa aja Ustadz?”
dan rupanya pertanyaan ini mungkin juga banyak ‘diharapkan’ teman-teman semua waktu itu,.. terbukti, ketika pertanyaan itu dilontarkan,.. wajah-wajah mereka kelihatan antusias sekali,.. haha,. :D,.. dan saya pikir itu wajar..

Sesaat Ustadz Agus tersenyum dan kemudian menjawab pertanyaan itu,..
“Iya Mas,.. mungkin juga teman-teman yang lain ingin tahu masalah ini,.. Kalau berbicara mengenai istri yang shalihah,. sebenarnya kata yang lebih tepat untuk digunakan bukan mencari Mas,.. tapi mempersiapkan,..
Waktu dulu kami masih kuliah di kampus, ya kayak teman-teman begini,.. Ada satu ayat Al-Qur’an yang begitu familiar terkait masalah cinta dan juga jodoh,.. Kami sering mengingatnya sebagai 24:26,.. Jadi Surat ke 24, An-Nuur, ayat 26,.. Silahkan dibuka,..”

“Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah untuk wanita-wanita yang keji (pula), Sedangkan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik, dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula), . . . . . .

Q.S. An-Nuur : 26

“Jadi, kuncinya itu aja,… sederhana sekali,. karena ini sudah janji Allah SWT Mas,.. karena begini,.. hati-hati manusia itu tidak akan bisa pas,.. ngga’ dapat chemistry-nya.. kalau tidak dengan hati-hati yang serupa,.. Makanya, nanti di akhirat Allah itu ngga’ susah-susah mengumpulkan manusia, karena mereka sudah akan mengelompok dengan sesama mereka, dengan teman sepermainannya,.. dengan geng-gengnya,.. Maka, teman-teman harus hati-hati dalam memilih pergaulan,.. memilih teman,..begitu ya,.. 🙂 “, Ustadz Agus mengakhiri penjelasannya,..

Semoga tulisan ini bisa bermanfaat dan juga buat bernostalgia bagi teman-teman saya waktu kuliah dulu,.. hehe 😀

Bagaimana aku mendambakan pendamping hidup yang baik agamanya, mulia akhlaknya, juga terjaga kehormatannya,..
Sementara diriku masih lalai dengan kewajibanku sebagai seorang hamba, masih silau dengan gemerlapnya dunia, dan masih bermain dengan cinta fatamorgana..

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s